Televisi (TV), sebuah kotak berisi gambar dan
suara yang difungsikan manusia untuk sekedar mencari hiburan dan ada pula yang
memanfaatkannya untuk memburu informasi. Di jaman seperti ini, TV sudah jadi
barang umum dikalangan masyarakat , bahkan setiap rumah sudah punya TV, gak
cuma satu, bahkan ada yang punya dua atau empat TV. Rasanya belum lengkap kalau
rumah belum punya tv, bahkan anak kos-an pun selalu berharap punya tv di kos-an
nya biar ada hiburan, hehe. 
Seminggu yang lalu adalah kali
pertama aku rajin lagi nonton TV. Kenapa? Karena ada tugas kuliah yang
mengharuskan untuk menonton TV selama seminggu. Awalnya sih mikir “Wah kalau
nonton TV sih gak dijadiin tugas wajib juga mau tiap hari nonton tv. Gampang”,
tapi ternyata enggak gampang… Selama ini aku cuma nonton TV kalau pas siaran
favorit tayang aja, misal pas ada Doraemon, Harry Potter, My Trip My Adventure,
On The Spot, dll, nah kalau pas iklan langsung diganti ke chanel lain, maklum,
enggak hobi nonton iklan. Hehe. Beda nya, di tugas kuliah itu harus nonton 10
genre siaran TV dan masing masing genre disebutin acara yang paling baik dan
yang buruk, jadi total minimal ada 20 acara TV yang harus ditonton. Disitu aku
mulai bingung milih mana yang baik dan mana yang buruk, karena acara TV itu
banyak banget, misal acara infotaiment nah disetiap stasiun TV pasti punya
acara infotaiment, bahkan 1 satsiun TV bisa punya 3 acara infotaiment. Mau
tidak mau biar bisa membandingkan harus nonton semua walaupun sekilas sekilas,
hehe. Bayangkan, kalau disuruh mengamati 10 genre acara TV sedangkan disetiap
stasiun TV mempunyai acara yang bergenre sama lebih dari 1 acara, berapa acara
yang harus ditonton? Banyak. Banyak pilihan bikin aku jadi bingung. Aku malas
kalau bingung. Haha. Tapi , aku tidak
boleh menyerah, aku harus melawan rasa malasku demi kesejahteraan bersama*eh
:v. 
Setelah mencermati beberapa acara
TV ternyata ada acara yang baik dan buruk. Namanya juga hidup, semua
berpasangan, diantara yang buruk pasti ada yang baik dan begitu juga
sebaliknya. Jadi, tidak benar kalau masyarakat menjudge televisi itu buruk dan tidak patut di tonton. Tidak benar pula orang tua melarang anaknya menonton TV
dengan alasan tidak ada acara yang bagus. Harusnya orangtua tidak melarang,
tapi membatasi, mengarahkan, mengawasi
dan mendampingi anak nya menonton TV. Masih ada acara anak yang bagus,
edukatif, informative dan menghibur seperti Upin & Ipin. Walaupun kartun
ini menggunakan bahasa Melayu, tapi anak – anak masih bisa memahami nya karena
adanya subtitle bahasa Indonesia.
Untuk usia remaja keatas, ada
beberapa acara TV yang menurutku, layak untuk ditonton. Kadar kelayakan disini
diukur dengan apakah acara tersebut memuat unsur edukatif, informative,
inspiratif, menghibur, dan ada tidaknya bullying, pornografi, kekerasan , serta
bias gender. Berikut ini beberapa acara yang layak yang saya maksut yaitu Kick Andi, Hitam putih, Mario Teguh Golden ways, Indonesia Lawak Klub (ILK) , Newstar, Lensa Olahraga, Seputar Indonesia, Islam itu indah. Yang tidak ku sebutkan tidak berarti acaranya buruk, masih banyak acara TV yang bagus diluar yang kusebutkan diatas. Semua kembali pada anda, jadilah penonton yang cerdas dan bijak, Ketika menonton TV, ambilah sisi positif nya saja, pilahlah informasi apa yang perlu anda terima dan pilihlah tontonan yang bermanfaat ya kawan ...
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar