Rabu, 10 September 2014

Menjadi Dewasa ...



Apa bumi berputar pada porosnya semakin cepat?
Atau hanya perasaanku saja bahwa sang waktu bergulir begitu singkat
Rasanya kemarin aku masih jadi gadis kecil yang menyeka ingusnya dengan kaos yang ia kenakan
Masih kemarin aku beradu layangan dengan teman di tanah lapang,
Tapi sekarang, aku hampir menginjak kepala 2
Aku rindu masa dimana aku tak perlu memusingkan hal hal gak penting didunia ini
Aku rindu ketika aku masih sering jatuh beradu dengan tanah, bukan jatuh hati, jatuh cinta lalu hatiku patah,
Aku rindu saat bermain petak umpet di halaman depan tetangga sebelah,
Aku beritau sedikit
Aku adalah anak yang pintar bersembunyi, aku lihai menemukan persembunyian sehingga temanku tak akan mudah menemukanku,
Sampai sekarang aku masih pandai bersembunyi,
Bersembunyi dari pahitnya kenyataan, bersembunyi dari kewajiban dan dari kerasnya dunia
Dulu sebelum badanku sebesar ini,  aku adalah pelari yang handal
Sekarang aku terseok seok mencoba lari dari kenyataan.
Aku tumbuh jauh dari apa yang aku inginkan,
Jauh dari pribadi yang aku harapkan, sempat aku membenci diriku sendiri
Karna cahayaku semakin meredup sedangakan  mereka terlalu banyak menuntut pembuktian,
Terlalu banyak hal yang menuntut untuk dipikirkan
Tapi dalam benakku aku masih anak kecil yang ingin bermain main dan hidup bebas
Aku tak sadar bahwa semua hal butuh proses dan perjuangan,
Aku hanya memimpikan pencapaian pencapaian indah dalam khayalan
Yang dalam kenyataanya tak akan sampai tanganku menggapainya
Jadi, anak kecil yang bersarang dalam jiwaku,
Maaf aku membunuhmu,
Aku harus jadi dewasa,
Tenang, aku akan membiarkanmu menyinggahi kenangan karna aku tak akan mau kehilangan memori indah masa kecilku
Aku hanya harus jadi dewasa untuk dapat bertarung dengan yang lainya
Untuk tetap diakui di dunia…..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar