Kamis, 04 September 2014

Aku Memilih Diam


Kita udah lama sama sama
Dari pas jaman masih pipis di celana sampai sekarang kita hampir menginjak kepala 2
Dari jaman mainan HT sampe sekarang mainan HP
Sejak pas masih lari larian ngejar layangan putus sampe sekarang pas lari larian dari kenyataan karena diputus pacar
Haha
Banyak canda yang telah kita lontarkan,
Ribuan tingkah konyol yang kita tertawakan,
Beberapa kisah sendu juga udah kita lewati bareng bareng,
Tak tahukah kamu aku sering salah tingkah ketika kamu menatap penuh antusias untuk mendengarkan ceritaku,
Saat kamu terlalu dekat mencondongkan kepalamu kearahku,
Saat kamu mengeluh dan menggodaku,
Saat kita berjalan berdampingan bersama,
Aku...
Aku selalu senang melihat senyum yang tersungging dari bibirmu,
Aku pengagum nomer 1 matamu yang selalu menatap penuh ketulusan,
Saat kamu menceritakan wanita lain yang sedang kau sukai,
Darahku berdesir dan memanas, hatiku sakit…
Lalu apakah ini perasaan seorang teman kepada teman biasa?
Apakah ini perasaan suka?
Aku bertanya tanya Bagaimana perasaanmu padaku?
Bodoh….Ribuan kali aku menegur hati ini bahwa kamu adalah sahabatku
Tapi sepertinya hatiku tak mau mendengar
Bagaimana jika aku cinta sama kamu,
Bagaimana jika aku mengutarakan ini lalu kamu menjauh?
Kamu sudah sangat berarti dalam hidupku,
Jadi aku memilih diam, memendam rasa ini sendirian,
Entah sampai kapan aku menahan, setidaknya aku bisa selalu menghabiskan hari hariku bersamamu
Untuk beberapa waktu mendatang sebelum kamu menemukan pendamping hidupmu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar